PCM Randudongkal Gelar Bimtek SatuMu, Perkuat Verifikasi dan Tata Kelola Data Muhammadiyah

PEMALANG – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Randudongkal menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu untuk memperkuat tata kelola data organisasi Muhammadiyah dan mempercepat proses verifikasinya. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Uminah K Randudongkal, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan Bimtek SatuMu ini diperuntukkan bagi unsur Pleno PCM Randudongkal, KSB PCA Randudongkal, Majelis PCM Randudongkal, Pimpinan Ortom tingkat cabang, serta PRM dan PRA se-Kecamatan Randudongkal. Selain itu, hadir pula para kepala sekolah beserta operator Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), TK ABA, SD, SMP, hingga SMK Muhammadiyah di wilayah Randudongkal.
PCM Randudongkal bertindak sebagai tuan rumah dalam ajang kolaborasi digitalisasi Muhammadiyah ini, yang juga melibatkan peserta dari dua cabang tetangga, yakni PCM Bantarbolang dan PCM Warungpring. Ketua PCM Randudongkal, H. M. Sidqon, S.Kep., menegaskan bahwa pelaksanaan Bimtek SatuMu merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman kader serta memantapkan sistem pendataan organisasi.
”Melalui Bimtek SatuMu ini, kami berharap seluruh unsur pimpinan, ortom, ranting, hingga kepala sekolah dan operator Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) semakin memahami pentingnya tata kelola data organisasi Muhammadiyah yang tertib, akurat, dan terverifikasi,” ujar Sidqon.

Ia menambahkan, penguatan sistem pendataan terintegrasi ini diharapkan dapat mempercepat verifikasi sekaligus memudahkan pemetaan data secara menyeluruh.
Sementara itu, Sekretaris PDM Pemalang, Ari Fitriadi, S.T., menyampaikan bahwa menjelang akhir tahun 2026, PDM Pemalang berfokus menggalakkan penguatan sistem organisasi menuju prinsip MPM:
- Maju: Tidak sekadar tumbuh, tetapi juga unggul, berkualitas, berdaya saing, serta proaktif.
- Profesional: Dikelola dengan standar kompetensi yang jelas, tuntas, dan terukur.
- Modern: Memanfaatkan ekosistem digital terintegrasi untuk tata kelola organisasi.
Ari menyoroti pentingnya penguatan sistem digital dan pendaftaran e-KTAM Muhammadiyah. PDM Pemalang tengah membangun sistem pencatatan data kuantitatif secara pasti—mulai dari aset dana, jumlah guru, karyawan, hingga staf rumah sakit. Data anggota yang terhubung dalam e-KTAM hingga Pimpinan Pusat (PP) ini nantinya menjadi acuan penentuan jumlah perwakilan dalam musyawarah tingkat daerah (Musda) hingga Muktamar.
Dalam paparannya, Ari juga membagi karakter Pimpinan Muhammadiyah menjadi tiga tipe, yaitu:
- Pimpinan Musda: Hanya aktif saat momen musyawarah atau pemilihan jabatan.
- Pimpinan Stagnan: Sekadar formalitas menjabat hingga akhir periode tanpa pergerakan program.
- Pimpinan Proaktif/Insani: Berani mengambil tanggung jawab, menjalankan amanah secara optimal, serta berorientasi ibadah kepada Allah SWT.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Bimbingan Teknis Pedoman Tata Naskah dan SIM SatuMu yang dipandu langsung oleh Manajer Kantor PDM Pemalang, Wahyono. Peserta Bimtek mengunduh dan melakukan migrasi ke e-ktam (Kamal)




