Berita

RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga Gelar Pelatihan APAR dan Simulasi Code Red, Tingkatkan Kesiapsiagaan Keselamatan Kerja

Pemalang — Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja, RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Simulasi Code Red pada Rabu, 29 Oktober 2025, bertempat di Aula RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Atik Kuswoyo, selaku Komandan Regu (Danru) keamanan Rumah Sakit, yang memberikan pembekalan teknis dan praktik langsung kepada para peserta. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh civitas rumah sakit, termasuk tenaga medis, paramedis dan staf administrasi.

Dalam sambutannya, Atik Kuswoyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap situasi darurat, khususnya potensi kebakaran.

“Pelatihan APAR dan Simulasi Code Red ini kami lakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tanggap terhadap keadaan darurat. Keselamatan pasien, karyawan, dan seluruh civitas rumah sakit adalah prioritas utama,” ujar Atik.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan kombinasi antara sesi teori dan praktik lapangan. Pada sesi teori, peserta diberikan materi mengenai jenis-jenis alat pemadam api ringan, klasifikasi kebakaran, serta langkah-langkah evakuasi aman saat terjadi insiden kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Selanjutnya, peserta diajak mengikuti simulasi Code Red, yakni skenario penanganan darurat kebakaran di dalam gedung rumah sakit. Dalam simulasi tersebut, para peserta dilatih untuk mengenali tanda-tanda awal kebakaran, mengambil tindakan cepat, serta bekerja sama secara efektif untuk menyelamatkan pasien dan diri sendiri.

Menurut Atik Kuswoyo, pelatihan seperti ini tidak hanya penting untuk meningkatkan keterampilan individu, tetapi juga memperkuat kerja sama tim dalam menghadapi keadaan darurat.

“Kami ingin setiap karyawan memahami perannya masing-masing ketika terjadi kebakaran. Koordinasi yang cepat dan tepat dapat meminimalkan risiko korban serta kerugian materi,” jelasnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kewaspadaan di lingkungan kerja rumah sakit. Melalui pelatihan rutin seperti ini, RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga berharap seluruh pegawai dapat bertindak sigap dan terarah saat menghadapi potensi bahaya.

Adapun tujuan utama pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman karyawan dalam menghadapi potensi kebakaran, melatih keterampilan penggunaan APAR secara benar, cepat, dan efektif, menguatkan koordinasi tim dalam situasi darurat agar keselamatan pasien dan seluruh civitas rumah sakit tetap terjaga.

Salah satu peserta pelatihan, Tomi handika (26) menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus menambah kepercayaan diri dalam menghadapi keadaan darurat.

“Saya jadi tahu cara menggunakan APAR yang benar dan bagaimana mengevakuasi pasien dengan aman. Semoga pelatihan seperti ini bisa diadakan rutin,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan tanggap darurat, sejalan dengan visi rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan Islami yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button