Berita

Kesan Ketua LP2M2 di Masjid At-Taqwa Comal: Patahkan Stigma dan Dorong Regenerasi Imam Muda

​PEMALANG – Rangkaian kegiatan Silaturahim Ramadan (Sirama) PDM Pemalang di Masjid At-Taqwa Comal berlanjut hingga pelaksanaan salat tarawih berjamaah. Pada kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Pembinaan & Pengembangan Masjid & Mushalla (LP2M2), H. Nur Hasyim, hadir memberikan kultum (kuliah tujuh menit) di hadapan ratusan jemaah, Rabu (25/2/2026).​

Dalam tausiahnya, Hasyim menyampaikan apresiasi sekaligus rasa kagumnya terhadap kualitas muazin dan imam di Masjid At-Taqwa Comal. Menurutnya, kualitas teknis ibadah di masjid ini berhasil menepis anggapan miring yang selama ini berkembang di masyarakat.​

“Masjid ini mematahkan stigma negatif bahwa masjid Muhammadiyah itu suara muazinnya kurang merdu atau bacaan imamnya kurang fasih. Di Masjid At-Taqwa, hal itu sama sekali tidak terbukti. Kita mendengar suara imam yang sangat bagus, merdu, dan luar biasanya lagi, usianya masih sangat muda,” ungkap Hasyim.​

Al-Qur’an dan Peran Anak Muda​

Beliau menekankan pentingnya interaksi yang intens antara generasi muda dengan Al-Qur’an. Mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an, Hasyim mendorong agar lebih banyak pemuda Muhammadiyah yang menekuni ilmu tajwid dan tahfiz.​

Menurutnya, masjid memiliki tanggung jawab besar untuk merangkul generasi milenial dan Gen Z agar mau memakmurkan rumah Allah. “Anak muda perlu didorong dan diberi ruang. Kita butuh lebih banyak imam muda, hafiz (penghafal) Al-Qur’an, serta qori dengan suara indah dari kalangan pemuda Muhammadiyah,” jelasnya.​

Urgensi Regenerasi Dakwah​

Di akhir ceramahnya, H. Nur Hasyim berpesan kepada pengurus takmir masjid agar terus memikirkan strategi keberlanjutan dakwah. Ia menegaskan bahwa masa depan syiar Islam sangat bergantung pada keberhasilan proses regenerasi.

​”Pengurus masjid harus kreatif agar generasi muda merasa memiliki dan nyaman hadir di masjid. Tanpa keterlibatan mereka, regenerasi dakwah akan terhambat,” pungkasnya. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button