Santri MBS Moga Borong 10 Medali di Kejuaraan Tapak Suci Open IV Karisidenan Pekalongan

PEMALANG โ Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, kembali mengukir prestasi membanggakan. Sebanyak 10 santri berhasil membawa pulang 10 medali pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Open IV Karisidenan Pekalongan yang digelar baru-baru ini.
Prestasi tersebut diraih oleh atlet dari jenjang MA Tahfiz Al-Qur’an (MATQ) MBS Moga dan SMP Muhammadiyah Terpadu MBS Moga. Dari total perolehan medali, kontingen MBS Moga berhasil mengoleksi 1 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu.
Pada jenjang MA, seluruh atlet putra sukses menyumbangkan medali.Muhammad Zakaria tampil gemilang dengan meraih medali emas setelah menjadi Juara I Kelas G Putra.
Dua medali perak dipersembahkan oleh Ibnu Alwi Tsaqib sebagai Juara II Kelas E Putra dan Vanquish Muhammad Zidan sebagai Juara II Kelas D Putra.Sementara itu, Auladi Javas Syathir berhasil meraih medali perunggu usai menjadi Juara III Kelas C Putra.
Prestasi juga ditorehkan atlet dari jenjang SMP. Azza Arka Azaria berhasil meraih medali perak sebagai Juara II Kelas I Putra, sedangkan Iltizamuddin Syauqi memperoleh medali perunggu sebagai Juara III Kelas G Putra.
Di kategori putri SMP, empat santri turut mengharumkan nama MBS Moga dengan masing-masing meraih medali perunggu. Mereka adalah Raisa Fathina Husna (Juara III Kelas G Putri), Adelia Puspa Salsabila (Juara III Kelas H Putri), Alika Kanaya Bilqis M. (Juara III Kelas I Putri), dan Mahira Hasna Faiha (Juara III Kelas F Putri).
Direktur MBS Moga, Akhmad Nur Rifai, Lc., M.E.I., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin, kerja keras para atlet, bimbingan para pelatih, serta dukungan seluruh civitas pesantren.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi bukti bahwa santri MBS Moga mampu berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga di bidang olahraga. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi, menjaga semangat berlatih, serta mengharumkan nama pesantren di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Akhmad Nur Rifai, Kamis (6/8/2026).
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih besar pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, prestasi ini diharapkan semakin memperkuat karakter santri yang berakhlak mulia, disiplin, tangguh, dan berprestasi. (Red)




