Berita

Alat Peraga Motor Listrik Jadi Media Pembelajaran di SMK Muhammadiyah Ulujami

PEMALANG – SMK Muhammadiyah Ulujami, Kabupaten Pemalang, terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan sarana praktik yang sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif. Salah satunya dengan menghadirkan alat peraga sepeda motor listrik untuk mendukung pembelajaran siswa, khususnya pada bidang Teknik Kendaraan Ringan (TKR).

Alat peraga tersebut dilengkapi sejumlah komponen utama kendaraan listrik, di antaranya motor BLDC, controller, baterai, display, serta rangkaian sistem kelistrikan pendukung.

Melalui sarana praktik ini, siswa diharapkan dapat memahami cara kerja kendaraan listrik secara lebih mendalam, tidak hanya melalui teori di kelas, tetapi juga melalui pengamatan dan praktik secara langsung.

Menurut Kepala SMK Muhammadiyah Ulujami melalui Guru TKR, Bayu Baharudin, A.Md., keberadaan alat peraga sepeda motor listrik menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa agar mampu mengikuti perkembangan teknologi otomotif yang semakin maju. Sabtu(10/9/2026)

Ia menjelaskan, pengenalan teknologi kendaraan listrik penting diberikan kepada siswa sejak di bangku sekolah agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Dengan adanya alat peraga tersebut, siswa dapat mempelajari berbagai komponen kendaraan listrik, memahami fungsi setiap bagian, serta mengenal sistem penggerak dan kelistrikan yang digunakan pada kendaraan modern.

Pembelajaran berbasis praktik ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, keterampilan teknis, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja, terutama di sektor otomotif yang terus mengalami transformasi menuju teknologi ramah lingkungan.

SMK Muhammadiyah Ulujami berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan vokasi melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, lulusan sekolah diharapkan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button