Berita

Mencetak Generasi Unggul dan Tangguh, Mahrojan Penghela Hizbul Wathan Jawa Tengah Resmi Dibuka di Pemalang

PEMALANG – Semangat kepanduan yang membara tampak memadati kawasan dataran tinggi Pulosari, Kabupaten Pemalang. Mengusung tema utama “Membentuk Generasi Taqwa, Tangguh dan Berkemajuan Menuju Indonesia Emas”, perhelatan akbar Mahrojan Penghela Hizbul Wathan (HW) Jawa Tengah resmi dibuka pada Jumat, 23 Oktober 2026. Berlokasi di Lapangan Bukit Tangkeban, acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menjadi momentum strategis dalam menyiapkan SDM unggul masa depan.

Dengan memegang prinsip kepanduan yang “Menarik, Menantang & Menyenangkan”, perkemahan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, ketahanan mental, serta wawasan berkemajuan bagi para pandu penegak (penghela).

Dihadiri Tokoh Penting Wilayah dan Daerah
Pembukaan ajang bergengsi ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tingkat wilayah hingga daerah. Tampak hadir mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Wakil Ketua PWM Jateng, Drs. H. Wahyudi, M.Pd.
Selain itu, hadir pula sambutan Gubernur Jawa Tengah yang pada kesempatan ini diwakili oleh Makmur Efendi, S.Pd., M.M. dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran perwakilan pemerintah provinsi ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pembinaan karakter pemuda di daerah.

Acara pembukaan ini juga turut disaksikan oleh Camat Pulosari, Arif Senoaji, S.STP., M.Si., yang hadir mewakili Plt. Bupati Kabupaten Pemalang, Nurkholes, S.H., M.Si., serta Ketua Kwarwil Hizbul Wathan Jawa Tengah, Taufiq, bersama para tamu undangan lainnya. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, perwakilan Pemprov Jateng, pimpinan Muhammadiyah, dan kwarwil HW ini mempertegas komitmen bersama dalam mengawal visi besar bangsa.

Pesan Penting dan Apresiasi dari Para Tokoh
Dalam arahannya, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. H. Wahyudi, M.Pd., menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan di dalam diri setiap pandu. Menurutnya, fondasi takwa dan semangat berkemajuan harus senantiasa menjadi napas utama dalam setiap aktivitas kepanduan agar mampu melahirkan kader yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Sementara itu, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Makmur Efendi, S.Pd., M.M., Gubernur Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Mahrojan Penghela ini. Pihaknya menilai bahwa gerakan kepanduan seperti Hizbul Wathan memiliki andil besar dalam menanamkan nilai moral, kedisiplinan, serta semangat bela negara di kalangan remaja.

“Melalui kegiatan kepanduan ini, kita tidak hanya membentuk fisik yang tangguh, tetapi juga membangun karakter anak muda yang berakhlak mulia, memiliki kepekaan sosial tinggi, dan siap menjadi garda terdepan pembangunan daerah,” ujar Makmur Efendi saat membacakan sambutan gubernur di hadapan para peserta.

Senada dengan hal tersebut, Camat Pulosari Arif Senoaji, S.STP., M.Si. yang membacakan sambutan Plt. Bupati Pemalang menyambut baik penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah perhelatan akbar ini. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi para peserta, tetapi juga bagi masyarakat sekitar di kawasan Pulosari.

“Kami bangga Lapangan Bukit Tangkeban, Pulosari, menjadi saksi berkumpulnya kader-kader muda terbaik Hizbul Wathan se-Jawa Tengah. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses melahirkan generasi yang membawa kemajuan bagi Pemalang dan Indonesia,” ungkap Arif Senoaji menyampaikan pesan Plt. Bupati Pemalang.

Ikhtiar Nyata Menyongsong Indonesia Emas 2045
Tema Membentuk Generasi Taqwa, Tangguh dan Berkemajuan Menuju Indonesia Emas yang diangkat tahun ini bukan sekadar slogan. Melalui kegiatan di alam terbuka seperti di Lapangan Bukit Tangkeban yang sejuk dan asri, para peserta ditempa untuk memiliki keimanan yang kokoh (taqwa), mental yang pantang menyerah (tangguh), serta pola pikir yang modern dan inovatif (berkemajuan).

Selama perhelatan berlangsung, para peserta akan mengikuti berbagai agenda pelatihan kepemimpinan, keterampilan kepanduan, hingga penguatan wawasan kebangsaan. Diharapkan, kegiatan ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap berkontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara demi menyongsong Indonesia Emas.

Kontributor: Satrya Zidni Prasetyo

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button