PDM Pemalang dan Lazismu Serahkan Bantuan Simbolis Program Bedah Rumah bagi Korban Bencana di Pulosari

Pemalang – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang bersama Lazismu Kabupaten Pemalang melaksanakan penyerahan bantuan simbolis Program Bedah Rumah kepada warga terdampak bencana di Desa Penakir Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Ahad(12/7/2026)
Program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Muhammadiyah dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang beserta jajaran, Ketua Lazismu Kabupaten Pemalang, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pemalang, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Pemalang, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pulosari, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta Kepala Desa Penakir.
Ketua PDM Kabupaten Pemalang Sapto Suhendro menyampaikan bahwa pembangunan rumah ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian Muhammadiyah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
Bantuan bedah rumah diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pascabencana sekaligus meringankan beban keluarga penerima manfaat, Ujarnya.

Sapto Suhendro menambahkan bahwa Muhammadiyah hadir disaat bencana maupun pemulihan pasca rencana. Selain itu juga menyalurkan bantuan air bersih di wilayah Pulosari dan sekitarnya dilanda kekeringan dan memberikan 50 Paket Rendangmu.
Kepala Desa Penakir Agus Riyadi mengucapkan terimakasih kepada Lazismu Muhammadiyah yang turut membantu bedah rumah salah satu warga yang terdampak bencana banjir yang terjadi pada bulan januari lalu.
Program bedah rumah ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak bencana. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat, ungkap Kepala Desa Penakir.
Ditempat yang sama Kepala Pelaksana BPBD Agus Ikmaludin memberikan apresiasi sinergi berbagai pihak dalam mendukung proses pemulihan pascabencana. Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, lembaga kemanusiaan, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak.
Bahwa kejadian bencana banjir ada 10 rumah yang turut hanyut, salah satunya rumah ustad Nur Faizin. Kami mengucapkan terimakasih atas partisipasinya Muhammadiyah yang selalu aktif dalam penanganan kebencanaan ini, ungkap Agus Ikmaludin.
Penyerahan bantuan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan dihadiri
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang Sapto Suhendro beserta jajaran, Pengurus Lazismu,Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pemalang, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Pemalang, PCM dan PCA Pulosari, MDMC, serta Kepala Desa Penakir.
Sinergi kemanusiaan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat serta bangkit bersama setelah menghadapi bencana.(Red)




