RS Muhammadiyah Mardhatillah Jalani Survei Akreditasi, Perkuat Komitmen Mutu Pelayanan bersama LARSI

PEMALANG – RS Muhammadiyah Mardhatillah melaksanakan Survei Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI) pada 19 Oktober 2026 secara daring untuk telaah dokumen, dilanjutkan pada 23–24 Oktober 2026 secara luring untuk peninjauan langsung ke lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama tim surveior yaitu dr. M. Arif Rida, MMR, selaku ketua dan Ns. Rodhiyatun, S.Kep., M.M, selaku anggota. Pada hari kedua pelaksanaan survei, Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang turut hadir sebagai bagian dari rangkaian kegiatan survei akreditasi. Survei ini menjadi bagian penting dalam proses akreditasi untuk menilai kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar mutu dan keselamatan pasien.
Pelaksanaan survei mencakup penilaian kelengkapan dokumen, kesesuaian penerapan standar, serta kesiapan setiap unit dalam memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui peninjauan langsung, surveior melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan dan penerapan prosedur di lingkungan rumah sakit. Proses ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh civitas hospitalia untuk menunjukkan komitmen dalam menjaga mutu pelayanan.
“Survei akreditasi ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berbenah, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap proses pelayanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar dr. Faza selaku Direktur.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, exit conference menjadi bagian penting untuk menyampaikan hasil evaluasi serta masukan dari tim surveior sebagai bahan perbaikan berkelanjutan. RS Muhammadiyah Mardhatillah berharap hasil survei ini dapat memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien di seluruh unit pelayanan. Seluruh civitas hospitalia diharapkan terus menjaga kerja sama, meningkatkan konsistensi penerapan standar, serta memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Melalui proses ini, RS Muhammadiyah Mardhatillah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang bermutu dan berlandaskan nilai-nilai Islami. (Red)




