Relawan RSM Rodliyah Achid Moga dan RSM Mardhatillah Randudongkal Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir Pemalang Selatan

Pemalang — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh para relawan kesehatan dari RS Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga dan RS Muhammadiyah Mardhatillah Randudongkal. Pada Sabtu, 24 Januari 2026, para relawan tangguh tersebut turun langsung memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana banjir di wilayah Pemalang Selatan, tepatnya di Kecamatan Pulosari.
Banjir yang melanda kawasan tersebut sejak sehari sebelumnya mengakibatkan ratusan warga harus meninggalkan rumah mereka. Berdasarkan data sementara di lapangan, warga dari Desa Penakir dan Desa Nyalembeng menjadi kelompok yang paling terdampak. Sebagian besar warga kini mengungsi di Balai Kecamatan Pulosari, dengan jumlah pengungsi diperkirakan mencapai sekitar 500 orang.
Dalam kondisi darurat tersebut, para relawan dari dua rumah sakit Muhammadiyah itu bahu membahu memberikan pelayanan kesehatan, pendampingan psikososial, serta bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Tim relawan bergerak sejak pagi hari dengan membawa perlengkapan medis, obat-obatan, serta kebutuhan darurat lainnya.
Relawan kesehatan yang dipimpin oleh dr. Agust Muttaqien menyampaikan bahwa kehadiran tim medis bertujuan memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terpantau, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, khususnya dalam pelayanan kesehatan. Banyak warga yang mengalami kelelahan, batuk, demam, hingga keluhan kulit akibat genangan air,” ujar dr. Agust dalam sambutannya kepada para pengungsi.
Ia menambahkan bahwa sinergi antartim relawan menjadi kunci dalam penanganan bencana, terutama di situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi. Menurutnya, semangat kemanusiaan harus terus dijaga agar masyarakat merasa tidak sendiri menghadapi musibah.
Secara tidak langsung, dr. Agust juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit Muhammadiyah dalam menjalankan misi sosial dan dakwah kemanusiaan, khususnya saat masyarakat berada dalam kondisi sulit akibat bencana alam.

Sementara itu, rasa haru dan terima kasih disampaikan oleh warga terdampak banjir. Darsono, salah satu perwakilan warga pengungsi, mengungkapkan apresiasi atas bantuan yang diberikan para relawan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada relawan dari RSM Rodliyah Achid Moga dan RSM Mardhatillah Randudongkal. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengungsi,” tutur Darsono.
Ia mengaku bahwa kehadiran tenaga kesehatan memberikan rasa aman dan menenangkan bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki keluhan kesehatan pascabanjir. Selain bantuan medis, perhatian dan dukungan moril dari para relawan juga menjadi penguat semangat bagi para pengungsi.
Kegiatan kemanusiaan ini tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada edukasi kesehatan, seperti menjaga kebersihan diri di pengungsian, pencegahan penyakit pascabanjir, serta pentingnya konsumsi air bersih dan makanan bergizi.
Melalui aksi tanggap bencana ini, RSM Rodliyah Achid Moga dan RSM Mardhatillah Randudongkal berharap dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. Kedua rumah sakit tersebut menegaskan akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat kemanusiaan.
“Musibah ini adalah duka kita bersama. Kami akan terus berupaya mendampingi masyarakat hingga kondisi kembali pulih,” pungkas dr. Agus. (Red)




