Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang Ikuti Bimtek Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial untuk Siapkan Generasi Emas 2045

Solo — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menyiapkan generasi emas 2045, sebanyak 16 sekolah Muhammadiyah dari Kabupaten Pemalang mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam (PM), Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), serta Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Republik Indonesia. Acara berlangsung mulai tanggal 5 hingga 9 November 2025 di Hotel Grand Mercure, Solo.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai jenjang sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Pemalang, terdiri atas 3 sekolah dasar, 6 sekolah menengah pertama, 3 sekolah menengah atas, dan 4 sekolah menengah kejuruan. Keikutsertaan sekolah-sekolah Muhammadiyah ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pengembangan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap kemajuan zaman, terutama dalam bidang teknologi dan karakter peserta didik.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang melalui Koordinator Bidang Pendidikan, Ustadz H. Firdaus Ma’arif, S.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif sekolah-sekolah Muhammadiyah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata ikhtiar untuk meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah agar mampu bersaing di era global.
“Keikutsertaan sekolah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang dalam kegiatan ini adalah bagian dari upaya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah, guna menyiapkan generasi emas 2045 yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Ustadz Firdaus.
Ia menambahkan bahwa penguasaan teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial harus disertai dengan penguatan pendidikan karakter agar siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia sesuai nilai-nilai Islam.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Pemalang, Bapak Andori, S.Pd., Kons., juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan diseminasi hasil kegiatan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh sekolah Muhammadiyah di Pemalang.
“Kami sangat mendukung penuh sekolah-sekolah Muhammadiyah yang mengikuti kegiatan ini. Harapannya, para peserta bisa mengikuti dengan baik, memahami materi secara mendalam, lalu melakukan diseminasi kepada guru-guru lain di lingkungan sekolah Muhammadiyah,” tutur Andori.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas guru Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Guru tidak hanya dituntut untuk mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga harus mampu menumbuhkan karakter dan spiritualitas peserta didik.
Melalui kegiatan Bimtek ini, para pendidik Muhammadiyah diharapkan dapat menerapkan pembelajaran yang mendalam, kreatif, dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, penguatan nilai-nilai karakter diharapkan tetap menjadi fondasi utama dalam setiap proses pendidikan di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Partisipasi sekolah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang dalam kegiatan nasional ini menjadi bukti nyata semangat berkemajuan yang senantiasa digelorakan oleh persyarikatan. Dengan kolaborasi antara Majelis Dikdasmen dan PNF, pemerintah, dan para pendidik, cita-cita besar untuk melahirkan generasi emas 2045 yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global akan semakin nyata terwujud.




