Tingkatkan Layanan Siswa Istimewa, PDA Pemalang Gelar Bimtek Pendidikan Inklusif dan Penyusunan IEP

PEMALANG – Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pemalang sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Inklusif dan Penyusunan Individualized Education Program (IEP) bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/2/2026) di The Winner Hotel Premier, Pemalang ini bekerja sama dengan Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Daerah Pemalang. Sebanyak 207 peserta hadir dalam acara ini, yang terdiri dari jajaran Majelis PAUD Dasmen PCA, penyelenggara PAUD ‘Aisyiyah, serta Kepala Sekolah dan guru SD/PAUD ‘Aisyiyah se-Kabupaten Pemalang.
Mewujudkan Sekolah Ramah ABK
Ketua Panitia, Nisrokha, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melayani seluruh siswa tanpa terkecuali.
“Kami ingin guru-guru memiliki bekal pengetahuan mengenai keberagaman, teknik identifikasi, asesmen, hingga penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI). Targetnya adalah menciptakan lingkungan belajar yang adil, setara, dan suportif bagi semua murid,” ujar Nisrokha.
Dukungan Penuh Bunda PAUD Kabupaten Pemalang
Acara secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya perspektif yang tepat dalam memandang pendidikan inklusi.
”Inklusi bukan tentang menyamakan semua anak, tetapi tentang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri,” tutur dr. Noor Faizah.

Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada PDA dan IGABA Pemalang atas inisiatif kemandirian ini. “Tugas Bapak dan Ibu tidaklah mudah, namun sangat mulia. Di tangan Anda sekalian, anak-anak istimewa kita akan merasa diterima dan berharga. Semoga program IGABA mandiri semakin melejit untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Pemalang,” tambahnya.
Hadirkan Pakar Pendidikan Inklusi
Untuk memberikan materi yang komprehensif, panitia menghadirkan Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Universitas Djuanda Bogor, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd., sebagai narasumber utama.Materi yang disampaikan disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta.
Diskusi aktif mengenai cara menangani tantangan di kelas inklusi berlangsung hingga sore hari, menandai semangat para pendidik ‘Aisyiyah dalam menyongsong transformasi pendidikan yang lebih humanis dan inklusif. (Red)




