Samara Warnai Ramadhan di Rumah Sakit Muhammadiyah Mardhatillah, Dari Tadarus hingga Dakwah Spiritual Care

Pemalang — RS Muhammadiyah Mardhatillah memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan menghadirkan program Samara (Semarak Ramadan di Mardhatillah) yang mengusung tema “Ramadhan Penuh Berkah, Mardhatillah Suguhkan Ragam Ibadah.”
Program ini menjadi rangkaian kegiatan spiritual yang dirancang untuk memperkuat nilai keislaman sekaligus meningkatkan kebersamaan di lingkungan rumah sakit selama bulan Ramadhan. Meski berbagai kegiatan keagamaan digelar, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal tanpa pengurangan jam layanan.
Program Samara menghadirkan beragam kegiatan ibadah yang melibatkan seluruh karyawan. Salah satunya TAQDIM (Tadarus Al-Qur’an dalam Irama Muhammadiyah) yang dilaksanakan setiap hari di setiap ruangan kerja. Kegiatan ini memungkinkan para karyawan tetap dapat membaca Al-Qur’an di sela-sela aktivitas pelayanan kesehatan.
Selain itu, terdapat Kajian HPT (Himpunan Putusan Tarjih) yang dilaksanakan setiap hari Sabtu menjelang waktu berbuka puasa di Masjid Mardhatillah sebagai sarana memperdalam pemahaman keislaman sesuai dengan pedoman tarjih Muhammadiyah. Kajian HPT dilanjutkan dengan kegiatan buka bersama.
Kegiatan spiritual lainnya juga rutin dilaksanakan selama Ramadhan, di antaranya Kultum Ba’da Dhuhur yang digelar setiap hari di Masjid Mardhatillah, Sapa Dhuha setiap pagi oleh para karyawan, serta Kultum Tarawih yang menjadi bagian dari rangkaian ibadah malam Ramadhan. Terselenggara juga Pelatihan Tahsin Al-Qur’an bagi seluruh karyawan yang dibimbing langsung oleh Ust. Sobirin selaku Manajer Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Selain kegiatan pembinaan spiritual, RS Muhammadiyah Mardhatillah juga menghadirkan program kebersamaan selama Ramadhan. Rumah sakit menyediakan Santap Sahur bagi karyawan yang bertugas pada shift malam sebagai bentuk perhatian terhadap para tenaga kesehatan yang tetap menjalankan tugas di tengah ibadah puasa. Tidak hanya itu, kegiatan pembagian takjil juga dilaksanakan setiap hari sebagai bagian dari semangat berbagi kepada sesama selama bulan Ramadhan.
Telah dilaksanakan juga kegiatan Forum Visit Spesialis (Virtual Silaturahim dan Tausiah) serta In House Training (IHT) yang diikuti oleh seluruh karyawan. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus penguatan nilai spiritual dalam pelayanan kesehatan. Rangkaian program Samara kemudian mencapai puncaknya melalui kegiatan Pelatihan Dakwah dan Spiritual Care yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh karyawan, manajemen Rumah Sakit, serta yayan PCM Moga dan MPKU.
Pihak RS Muhammadiyah Mardhatillah menuturkan bahwa berbagai kegiatan dalam program Samara tidak mengganggu operasional pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pelayanan tetap berjalan seperti biasa dengan jadwal yang tidak mengalami perubahan selama bulan Ramadhan. Hal ini menunjukkan komitmen rumah sakit untuk tetap memberikan layanan kesehatan yang optimal sekaligus menjaga semangat ibadah di lingkungan kerja.
Salah satu perwakilan manajemen RS Muhammadiyah Mardhatillah yakni Ust. Sobirin selaku Manajer AIK menyampaikan bahwa program Samara diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih bermakna bagi seluruh karyawan.
“Melalui kegiatan Samara ini, kami ingin menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja” ujarnya.
Selain itu, program SAMARA ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, karyawan yang memiliki kekuatan spiritual akan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis dan penuh empati. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ke depan, manajemen RS Muhammadiyah Mardhatillah berharap program Samara dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Dengan adanya program Samara, RS Muhammadiyah Mardhatillah tidak hanya menghadirkan semarak Ramadhan melalui berbagai kegiatan ibadah, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ramadhan pun menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, serta dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. (Red)




