Rakerda Lazismu Kabupaten Pemalang 2026: Sinergi Strategis untuk Orkestrasi yang Berdampak dan Berkelanjutan

Pemalang – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pemalang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Gedung Dakwah PDM Pemalang. Ahad(28/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi serta merumuskan program kerja yang berdampak nyata dan berkelanjutan.
Dengan mengusung tema “Sinergi Strategis untuk Orkestrasi yang Berdampak dan Berkelanjutan”, Rakerda ini menjadi momentum penting bagi Lazismu Pemalang untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan mengoptimalkan peran seluruh elemen organisasi dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
Kegiatan Rakerda diikuti oleh jajaran pengurus Lazismu Kabupaten Pemalang, perwakikan KL Lazismu cabang, serta unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan UPP. Dalam forum tersebut dibahas evaluasi program kerja tahun sebelumnya sekaligus penyusunan rencana strategis dan program prioritas Lazismu untuk tahun 2026.
Ketua Lazismu Kabupaten Pemalang H.Sudjadi dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antarstruktur Lazismu agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.
Rakerda ini menjadi ruang orkestrasi bersama agar seluruh potensi Lazismu dapat bergerak seirama, terukur, dan berkelanjutan dalam menghadirkan manfaat bagi umat,”ujarnya.
Untuk zakat ini sudah berjalan maksimal mungkin, sedangkan infaq mengalami kenaikan. Sekolah yang sudah jalin kerjasama baru SMA Negeri 1 Petarukan dan SMK Negeri 1 pemalang, Harapannya Zakat untuk kedepannya lebih meningkat lagi
Dwi Swasana Ramadhan S.E,M.SEI,AK,CTA,ACPA,CertDA menyampaikan bahwa lazismu Pemalang untuk tahun ini 2005 naik 70,5 milyar melampaui target maka pada saat RAKERWIL untuk Lazismu Pemalang untuk tahun depan 2026 ditargetkan 8 Milyar.
PR tentang zakat harus bersinergi dengan suasana bergembira.kolaborasi ini akan menjadi go publik dan tentunya akan meningkatkan zakat, ujarnya.
Sementara itu Ketua PDM Pemalang Sapto Suhendro S.Ag,M.Pd bahwa Rakerda Lazismu untuk tahun 2025 menjadi king maker dengan jumlah yang banyak tingkat kehadiran pada Rakerda ini.
Keberhasilan program Lazismu ke depan sangat ditentukan oleh penerapan manajemen yang terstruktur melalui tiga tahapan utama,PAE yaitu Planning, Actuating, dan Evaluasi,ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pada tahap planning, Lazismu harus mampu menyusun perencanaan program yang matang, berbasis data kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan visi dan arah kebijakan Muhammadiyah.
Selanjutnya pada tahap actuating, seluruh rencana yang telah disusun perlu dijalankan secara disiplin, kolaboratif, dan profesional dengan melibatkan seluruh unsur Lazismu hingga tingkat cabang dan ranting agar pelaksanaan program berjalan efektif dan berdampak nyata.
Sementara itu, pada tahap evaluasi, Sapto Suhendro menekankan pentingnya pengukuran capaian program secara berkala sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kualitas kinerja Lazismu di masa mendatang.
Dengan siklus planning, actuating, dan evaluasi yang berjalan secara konsisten, Lazismu Kabupaten Pemalang diharapkan mampu menghadirkan program-program yang berkelanjutan dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, tegasnya.
Melalui Rakerda 2026 ini, Lazismu Kabupaten Pemalang berharap mampu melahirkan program-program inovatif yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan transparan.(Red)




